Di sebuah desa kecil di suatu kerajaan, tinggallah empat bersaudara yang hidup tanpa orangtua. Dani adalah anak sulung yang paling bijaksana dan menjadi pemimpin bagi adik-adiknya, Samsul adalah anak kedua yang paling pandai dan berotak cerdas, kemudian Rudi, anak ketiga yang serakah, namun ambisius dan memiliki kemauan kuat, dan terakhir, anak bungsu dari empat bersaudara tersebut adalah Joni. Ia dilahirkan dalam keadaan cacat dimana matanya mengalami kebutaan. Ia hanya dikandung selama tujuh bulan oleh ibunya yang meninggal dalam sebuah kecelakaan saat mengandung Joni. Beruntung, Joni selamat meski lahir dengan ketidaksempurnaan itu.
Untuk hidup, keempat kakak beradik itu bekerja di perkebunan buah milik kerajaan. Mereka selalu rajin dan kompak dalam bekerja. Namun upah kerja mereka sangatlah minim dan hanya cukup untuk makan. Oleh karena itu, mereka hidup dalam kondisi miskin di sebuah rumah sederhana.
Suatu hari, mereka sedang bekerja di kebun. Sekarang adalah musim mangga. Mereka bekerjasama memanen mangga.
“Huh! Kak, aku lelah. Bolehkah aku beristirahat sejenak?” keluh Rudi sambil menyeka keringat di dahinya. Tahun ini, perkebunan mangga diperluas sehingga pane
... baca selengkapnya di Joni dan Galah Istimewa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sekertariat :JL CEMARA RAYA RT 08 RW 08 KEL DURIKOSAMBI KEC CENGKARENG JAKARTA BARAT 11750 Email//:rw08durkos@gmail.com email:08.durikosambi.jb@gmail.com Blog ://rw08durkos.blogspot.com
Kamis, 29 Oktober 2015
Joni dan Galah Istimewa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
-
Ketua LMK RW 08 bersama RW 08 dan tokoh Masyarakat ,Tokoh Agama para ketua RT 06 ,07 RW .08 menyelesaikan Apirasi / Aduan masyarakat tent...
-
Semua Perizinan di PTSP Harus Dilengkapi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan 10 Oktober 2014 16:26 Tanpa bukti kepesertaan Badan Penyele...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar